Menu

Mode Gelap
KUA Salo Membaur dalam Semarak HUT RI ke-81: Mengabdi, Menyatu, dan Menjaga Harmoni Umat Ketika Suami Juga Memiliki “Masa Iddah” Bupati Kampar Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sumatera di Batam LPTQ Kampar Perkuat Pembinaan dari Daerah: “Hormati Supremasi MTQ” Mantan Ketua PWI Aprizal Tegaskan Kerja Sama Publikasi Diskominfo Kampar 2024 Sudah Sesuai Mekanisme Semarak HUT RI ke-81, Ribuan Masyarakat dan Pelajar se-Kecamatan Kampa Ikuti Gerak Jalan Sehat

Daerah

Hendry Munief Soroti Serapan Naker Sektor Industri dari Alumni SMK di Riau masih Rendah

badge-check


					Hendry Munief Soroti Serapan Naker Sektor Industri dari Alumni SMK di Riau masih Rendah Perbesar

Jakarta, mediadihati.com – Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief MBA menyoroti masih rendahnya serapan dunia industri terhadap alumni SMK. Padahal alumni SMK disiapkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja (naker).

Hal itu disampaikan oleh Hendry Munief saat dihubungi pada Kamis (16/10/2025). Dia menerangkan hal itu terungkap saat mengikuti kegiatan di SMK Kehutanan beberapa hari lalu.

“Beberapa waktu lalu kita diundang mengikuti suatu acara di SMK Kehutanan Pekanbaru. Salah satu yang kita diskusikan adalah terkait serapan dunia usaha khususnya sektor industri. Ternyata rata-rata serapan itu sekitar 30 persen dari yang tamat. Dan itu sempat kita tanyakan ke kepala sekolah lain, jawabannya hampir sama. Tentu fakta ini mengejutkan kita. Program pemerintah yang kita harapkan mampu mengatasi persoalan SDM ternyata tidak berjalan dengan baik” kata Hendry Munief.

Menurutnya sektor industri adalah sektor yang tepat menyerap naker karena kebutuhannya sangat tinggi. Dia menyatakan akan menelusuri ke Kementerian Perindustrian kenapa persoalan ini terjadi. Apa yang tidak terpenuhi oleh sekolah vokasi selama ini.

“Nanti kita telusuri ke Kemenperin kenapa kondisi ini terjadi. Kita juga melakukan diskusi dengan pelaku pendidikan baik guru, kepsek atau lainnya, ternyata alumni mereka banyak bekerja dari pada kuliah tapi pekerjaannya tidak sesuai dengan jurusan yang diambil.” tegasnya.

Dia juga mengharapkan pemerintah daerah melalui dinas pendidikan mencarikan solusi atas hal ini. Jangan sampai dana yang dialokasikan untuk sektor pendidikan tidak terserap sesuai dengan tujuannya.

“Kita juga mengharapkan kepada pemda menelusuri persoalan ini. Jangan sampai anggaran habis tapi output nya tidak tercapai. Pemda dapat melakukan dialog dengan sektor usaha khususnya industri untuk mendapatkan masukan positif.” sarannya.

Baca Lainnya

KUA Salo Membaur dalam Semarak HUT RI ke-81: Mengabdi, Menyatu, dan Menjaga Harmoni Umat

15 Agustus 2026 - 15:31 WIB

Bupati Kampar Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sumatera di Batam

13 Agustus 2026 - 21:46 WIB

LPTQ Kampar Perkuat Pembinaan dari Daerah: “Hormati Supremasi MTQ”

13 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Mantan Ketua PWI Aprizal Tegaskan Kerja Sama Publikasi Diskominfo Kampar 2024 Sudah Sesuai Mekanisme

13 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Ribuan Masyarakat dan Pelajar se-Kecamatan Kampa Ikuti Gerak Jalan Sehat

12 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Trending di Daerah