Teluk Kuantan, mediadihati.com – Pagi baru saja merekah di Kota Teluk Kuantan. Di pemondokan Kafilah Kabupaten Kampar, suasana sudah dipenuhi kesibukan. Sebagian qari dan qariah mengulang hafalan terakhir, ada yang melantunkan ayat-ayat suci dengan suara lirih, sementara yang lain memilih berdiam diri, memantapkan hati sebelum melangkah ke arena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau.
Hari ini, Senin (29/6/2026), menjadi salah satu hari yang padat bagi Kafilah Kampar. Sebanyak 27 qari dan qariah dijadwalkan tampil pada berbagai cabang musabaqah yang tersebar di sejumlah arena perlombaan.
Koordinator Kafilah Kabupaten Kampar, H. Zulfaimar, S.Ag., M.AP., mengatakan seluruh peserta berada dalam kondisi siap setelah menjalani pembinaan dan pematangan bersama para pelatih.
“Hari ini menjadi hari yang cukup padat bagi Kafilah Kampar. Seluruh peserta telah dipersiapkan dengan baik. Kami berharap mereka tampil tenang, percaya diri, menjaga adab sebagai duta Al-Qur’an, serta mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Mohon doa seluruh masyarakat Kampar agar perjuangan mereka diberikan kemudahan dan memperoleh hasil yang membanggakan,” ujar Zulfaimar.
Menurutnya, peserta Kampar hari ini akan berlaga pada hampir seluruh cabang musabaqah. Pada cabang Tartil Al-Qur’an Puteri tampil Azkiya Zahidah (Kode TQ 001), sedangkan Tilawah Anak-anak Puteri diwakili Putri Nur Alyyah (Kode TQ 107).
Cabang Qira’at Murattal Remaja akan diperkuat M. Fauzi (Kode QS 120) dan Khairunnisa Fadila (Kode QS 121). Sementara cabang Hafalan 1 Juz dan Tilawah diikuti Asyafiq Rafiki (Kode HQ 004) dan Sheila Hersya Fitri (Kode HQ 005). Pada cabang Hafalan 10 Juz Puteri tampil Elfira Dwi Rahmah (Kode HQ 219).
Di cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Inggris, Kampar mengutus Siti Azkiyah Arif (Kode TF 315) untuk puteri dan Aji Kurniawan (Kode TF 318) untuk putera. Sementara cabang Tafsir Bahasa Indonesia Putera diperkuat Muhammad All Mubarak (Kode TF 212).
Cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an juga menjadi andalan Kampar. Ghozi Asadullahat Taqi (Kode KT 216) dan Eka Sri Melati (Kode KT 223) akan tampil pada kategori Hiasan Mushaf. Selanjutnya Muhammad Khairul Amin (Kode KT 308) dan Indah Murtafi’ah (Kode KT 305) berlaga pada kategori Dekorasi, sedangkan Ahmad Husairi (Kode KT 516) dan Ain Anisa Rizqi (Kode KT 501) akan menunjukkan kreativitasnya pada kategori Digital.
Di cabang Tilawah, Kampar kembali menurunkan peserta terbaiknya, yakni Wafiy Al-Hakim pada Tilawah Remaja Putera (Kode TQ 216), Alwi Rahman pada Tilawah Dewasa Putera (Kode TQ 410), serta Fitria Mayasari pada Tilawah Dewasa Puteri (Kode TQ 401).
Pada cabang Qira’at Al-Qur’an Murattal Dewasa tampil Abi Darda (Kode QS 210) dan Sri Yuliana (Kode QS 209). Sementara cabang Hafalan Al-Qur’an diperkuat Ika Sucinta Erli pada Hafalan 5 Juz dan Tilawah Puteri (Kode HQ 109) serta Sakinah Apriliani Candra pada Hafalan 20 Juz Puteri (Kode HQ 311).
Untuk cabang Fahm Al-Qur’an Puteri, Kafilah Kampar menurunkan satu tim yang terdiri atas Aisyah, Rivadillah Aura Mardamis, dan Yelsi Amanda dengan Kode FQ 003. Sedangkan pada cabang Musabaqah Hafalan 500 Hadis Tanpa Sanad Putera tampil Mhd. Dienul Faiz (Kode MH 118).
Zulfaimar menambahkan, keberhasilan peserta tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga hasil dari kerja sama seluruh unsur kafilah. Para pelatih terus mendampingi peserta melakukan pemantapan materi, official memastikan seluruh administrasi dan jadwal berjalan lancar, sementara tim pendukung mengawal kebutuhan konsumsi, kesehatan, dan mobilisasi menuju arena perlombaan.
“Setiap peserta yang tampil hari ini membawa nama baik Kabupaten Kampar. Kami percaya mereka akan berjuang dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Apa pun hasilnya nanti, mereka adalah putra-putri terbaik yang sedang mengabdikan kemampuannya untuk Al-Qur’an,” tutup Zulfaimar.
Di setiap arena MTQ hari ini, bukan sekadar nomor peserta yang dipanggil. Bersama mereka, doa, harapan, dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Kampar turut mengiringi setiap lantunan ayat, setiap jawaban, setiap goresan kaligrafi, dan setiap ikhtiar menuju prestasi.
Ditulis Oleh: Adi Jondri Putra














