BANGKINANG KOTA, Mediadihati.com – Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau, H. Yurnalis Basri, S.Sos., M.Si., bersama Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kampar, Drs. H. M. Yasir, mengikuti pertandingan exhibition olahraga domino di Sekretariat KONI Kampar, Jalan Tuanku Tambusai, Bangkinang Kota, Minggu (16/8/2026).
Pertandingan exhibition tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Permainan domino tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara pemerintah daerah dan insan olahraga.
Di sela-sela permainan, perbincangan keduanya juga tidak jauh dari perkembangan olahraga di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau. Canda dan tawa sesekali terdengar di tengah permainan, menciptakan suasana yang cair tanpa mengurangi semangat sportivitas.
Kebersamaan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara Dispora dan KONI dalam mendorong kemajuan olahraga, termasuk pembinaan atlet dan pengembangan berbagai cabang olahraga di daerah.
Kepada media, Yurnalis Basri, yang akrab disapa Udo NBO, mengatakan bahwa domino saat ini telah berkembang dan mendapatkan tempat sebagai bagian dari organisasi olahraga di bawah KONI.
“Ada dua organisasi domino, pertama Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) dan Olahraga Domino (ORADO). Setelah domino menjadi organisasi cabang olahraga resmi, tugas kita sebagai pencinta domino adalah bagaimana menjadikan domino sebagai olahraga yang mendapat tempat yang baik di hati masyarakat,” ujarnya.
Menurut Udo NBO, keberadaan domino sebagai olahraga juga menjadi momentum untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap permainan tersebut. Sebab, domino selama ini masih kerap dikaitkan dengan aktivitas perjudian.
“Dahulu domino memang seolah-olah identik dengan judi. Inilah tugas kita bersama untuk membalikkan stigma negatif tersebut. Domino harus kita kenalkan sebagai olahraga yang memiliki nilai positif, terutama dalam membangun silaturahmi dan melatih kemampuan berpikir,” jelasnya.
Udo NBO menambahkan, domino dapat menjadi salah satu olahraga yang mengasah kemampuan otak. Permainan ini membutuhkan konsentrasi, strategi, daya ingat, serta kemampuan membaca situasi dalam mengambil keputusan.
“Olahraga domino identik dengan olahraga otak. Ini dapat menumbuhkembangkan dan mempererat silaturahmi, melatih saraf otak untuk terus bekerja dengan baik, serta meningkatkan dan mempertahankan daya ingat,” tambah Presiden Organisasi Sepakbola OMPUTAKA ini.
Selain itu, Udo NBO memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang digelar KONI Kabupaten Kampar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
“Kami mengapresiasi turnamen domino yang ditaja oleh Ketua KONI Kampar, Bapak Drs. H. M. Yasir, bersama jajaran dan kolega KONI Kampar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kami berharap turnamen domino seperti ini dapat terus diselenggarakan oleh KONI Kampar maupun pihak lainnya secara berkesinambungan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kampar, Drs. H. M. Yasir, terus mendorong berbagai kegiatan yang dapat mempererat hubungan antarpelaku olahraga sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga.
Pertandingan exhibition domino tersebut pun berlangsung penuh canda dan sportivitas. Tidak terlihat sekat antara pejabat pemerintah dan pengurus olahraga. Yang tampak adalah kebersamaan, strategi, konsentrasi, serta sesekali celetukan penuh humor ketika kartu domino diletakkan di atas meja.
Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa membangun olahraga tidak selalu harus dilakukan dalam suasana formal. Silaturahmi dan komunikasi yang terbangun melalui kegiatan sederhana seperti ini justru dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi pemerintah dan KONI.
Dengan semangat kebersamaan, sinergi Dispora Riau dan KONI Kampar diharapkan semakin kuat dalam mendorong pembinaan atlet, pengembangan cabang olahraga, serta mempersiapkan generasi olahraga Kampar agar mampu mengukir prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.














