Menu

Mode Gelap
Penyuluh Agama KUA Salo Lanjutkan Penanaman Bibit Buah di Rumah Ibadah, Masjid Al-Ikhlas Jadi Lokasi Perdana Bahasa Tubuh Guru: Pelajaran yang Tak Pernah Tertulis di Papan Tulis Bupati Kampar Ahmad Yuzar Hadiri Paripurna Ranperda APBD 2025 dan Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027 Ratusan Calon Jama’ah Haji 2027 Antusias Ikuti Manasik Perdana KBIHU CORDOVA di Islamic Centre Mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Salo 2026 Membersamai Gerakan Penghijauan Ekoteologi Kampar: Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan Berbasis Nilai Agama dan Kebersamaan Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI: Mahasiswa KUKERTA UNRI Membersamai Kegiatan Sinergi Orang Tua, Guru, dan Siswa Melalui Parenting Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba Dalam Rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 Bersama BNK Kampar

Daerah

SPNF SKB Kampar Bersama KUA Salo Akan Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

badge-check


					SPNF SKB Kampar Bersama KUA Salo Akan Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Perbesar

SALO, mediadihati.com – Guna mengantisipasi bahaya penyalahgunaan narkoba serta mencegah terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak, SPNF SKB Kabupaten Kampar bekerja sama dengan KUA Kecamatan akan menggelar kegiatan penyuluhan.

Kegiatan yang direncanakan berlangsung pada pekan depan ini juga akan dirangkai dengan launching TV pintar sebagai sarana penunjang kegiatan belajar mengajar.

Kepala UPT Satuan Pendidikan Non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kabupaten Kampar, Zulfahmi, (13/01/26) di ruang kerjanya mengatakan, bahwa SPNF SKB selalu berupaya menyelenggarakan layanan pendidikan nonformal yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Guna mendukung tujuan utama, SPNF SKB Kampar bekerjasama dengan KUA Kecamatan Salo akan menggelar kegiatan sosialisasi bahaya penyahgunaan narkoba dan bahaya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Zulfahmi menjelaskan, kegiatan penyuluhan berupa sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba serta kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut , sangat penting bagi peserta didik SPNF SKB, karena memiliki peran strategis dalam membentuk pribadi yang sehat, aman, dan berkarakter.

Adapun urgensinya antara lain:

  • Meningkatkan pemahaman dan kesadaran sejak dini;
  • Peserta didik dibekali pengetahuan tentang jenis, dampak, dan ancaman narkoba serta bentuk-bentuk kekerasan, sehingga mampu mengenali dan menghindarinya;
  • Mencegah perilaku menyimpang dan berisiko. Sosialisasi berfungsi sebagai langkah preventif agar siswa tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun menjadi pelaku atau korban kekerasan;
  • Membangun keberanian untuk melapor dan melindungi diri;
  • Peserta didik mengetahui hak-haknya, saluran pengaduan, serta cara meminta pertolongan apabila mengalami atau menyaksikan kekerasan;
  • Membentuk karakter dan ketahanan diri (resiliensi). Kegiatan ini menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, empati, dan penghargaan terhadap martabat manusia;
  • Menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif Lingkungan SPNF SKB menjadi ruang belajar yang bebas dari narkoba dan kekerasan, sehingga proses pendidikan berjalan optimal;
  • dan mendukung tujuan pendidikan nonformal.

Zulfahmi juga mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sejalan dengan misi SPNF SKB dalam mencetak peserta didik yang mandiri, berakhlak, dan siap berperan positif di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salo, H. Zulfahmi, MA melalui koordinator penyuluh agama, Gusmiwati mengatakan, bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis dan fundamental dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba serta kekerasan terhadap perempuan dan anak. Peran tersebut antara lain:

1. Edukator nilai keagamaan dan moral
Penyuluh agama menanamkan ajaran agama tentang larangan merusak diri sendiri, menjaga kehormatan, serta menjunjung tinggi martabat perempuan sebagai makhluk mulia yang harus dilindungi.

2. Agen pencegahan (preventif)
Melalui ceramah, bimbingan, dan penyuluhan, penyuluh agama memberikan pemahaman tentang dampak narkoba dan kekerasan, baik secara agama, sosial, maupun hukum.

3. Pembina karakter dan akhlak
Penyuluh berperan membentuk kepribadian yang beriman, berakhlak mulia, sabar, dan bertanggung jawab, sehingga mampu menahan diri dari perilaku menyimpang.

Pendamping dan konselor spiritual
Penyuluh agama menjadi tempat curhat dan pendampingan bagi korban kekerasan maupun individu yang rentan terjerumus narkoba, dengan pendekatan empati dan kerahmatan.

4. Penguat ketahanan keluarga dan masyarakat
Penyuluh membina keluarga agar menjadi benteng utama pencegahan narkoba dan kekerasan melalui komunikasi yang sehat dan nilai keagamaan yang kuat.

5. Jembatan dengan lembaga terkait
Penyuluh agama dapat menghubungkan masyarakat dengan instansi terkait seperti KUA, P2TP2A, BNN, atau aparat hukum jika diperlukan penanganan lanjutan.

6. Penggerak dakwah sosial
Penyuluh tidak hanya berdakwah secara lisan, tetapi juga mendorong aksi nyata dalam menjaga lingkungan yang aman, damai, dan bermartabat bagi perempuan dan generasi muda.

Melalui media Gusmiwati juga menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi kerjasama antara KUA Kecamatan Salo dengan SPNF SKB Kampar yang akan dilaksanakan merupakan bukti konkrit sinergitas KUA Salo dengan stakeholder lain dalam memberikan pelayanan kepada umat. Semoga kegiatan yang akan dilaksanakan nanti berjalan lancar dan diridho’i Allah Azza Wajallah.(***)

Baca Lainnya

Penyuluh Agama KUA Salo Lanjutkan Penanaman Bibit Buah di Rumah Ibadah, Masjid Al-Ikhlas Jadi Lokasi Perdana

21 Juli 2026 - 16:32 WIB

Bupati Kampar Ahmad Yuzar Hadiri Paripurna Ranperda APBD 2025 dan Sampaikan Rancangan KUA-PPAS 2027

21 Juli 2026 - 11:48 WIB

Ratusan Calon Jama’ah Haji 2027 Antusias Ikuti Manasik Perdana KBIHU CORDOVA di Islamic Centre

21 Juli 2026 - 06:24 WIB

Mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Salo 2026 Membersamai Gerakan Penghijauan Ekoteologi Kampar: Aksi Nyata Pelestarian Lingkungan Berbasis Nilai Agama dan Kebersamaan

20 Juli 2026 - 15:31 WIB

Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI: Mahasiswa KUKERTA UNRI Membersamai Kegiatan Sinergi Orang Tua, Guru, dan Siswa Melalui Parenting Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba Dalam Rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 Bersama BNK Kampar

20 Juli 2026 - 15:21 WIB

Trending di Daerah