BANGKINANG KOTA, Mediadihati.com – Semangat menyambut perjalanan suci ke Tanah Suci mulai terasa. Ratusan calon jamaah haji keberangkatan tahun 2027 mengikuti manasik perdana yang digelar Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Cordova Kabupaten Kampar di Markas Islamic Center, Ahad (19/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi para calon jamaah untuk mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi ilmu manasik, kesiapan fisik, mental maupun spiritual sebelum melaksanakan ibadah haji.
Manasik perdana ini turut dihadiri jajaran Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar serta Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau. Kehadiran unsur pemerintah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan dan pendampingan calon jamaah haji agar mampu melaksanakan seluruh rangkaian ibadah sesuai tuntunan syariat dan ketentuan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kemenhaj Kabupaten Kampar, H. Dirhamsyah, S.Ag., M.Sy., hadir sebagai pemateri dengan menyampaikan materi bertajuk “Kebijakan Pemerintah dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Tahun 2027.”
Sementara itu, Kepala Kemenhaj Provinsi Riau, Abuya H. Defizon, S.Kom., M.Sy., juga hadir sebagai pemateri dengan tema yang sama, yakni “Kebijakan Pemerintah dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Tahun 2027.”
Kedua pemateri menyampaikan berbagai kebijakan dan arah penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang perlu diketahui oleh para calon jamaah. Materi tersebut menjadi bekal penting bagi jamaah agar memahami berbagai ketentuan, kebijakan serta proses penyelenggaraan ibadah haji sejak masa persiapan hingga pelaksanaan di Tanah Suci.
Ketua KBIHU Cordova Kabupaten Kampar, H. Usman Wali, menyampaikan bahwa manasik haji harus dipersiapkan sejak dini. Menurutnya, semakin baik bekal ilmu yang dimiliki, maka semakin siap pula jamaah menghadapi berbagai situasi selama berada di Tanah Suci.
“Manasik ini kita mulai lebih awal agar para calon jamaah memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari, memahami dan mempraktikkan seluruh rangkaian ibadah haji. Harapan kita, seluruh jamaah dapat berangkat dengan bekal ilmu yang matang dan melaksanakan ibadah dengan tenang,” ujarnya.
Ratusan calon jamaah tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka menyimak dengan serius materi dan arahan yang disampaikan, sekaligus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji serta kebijakan pemerintah.
Kegiatan manasik ini juga menjadi momentum untuk membangun kebersamaan antarjamaah. Sebab, perjalanan haji bukan hanya membutuhkan kesiapan individu, tetapi juga kekompakan, kesabaran dan kepedulian selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Dengan dimulainya manasik perdana ini, KBIHU Cordova Kampar berkomitmen memberikan pembinaan secara berkelanjutan kepada calon jamaah haji 2027. Pembinaan tersebut diharapkan mampu melahirkan jamaah yang mandiri, memahami tata cara ibadah dengan baik serta mampu menjalankan seluruh rangkaian haji dengan tertib dan khusyuk.
Semangat ratusan calon jamaah yang hadir menjadi bukti bahwa persiapan menuju Baitullah bukanlah sesuatu yang dilakukan secara tiba-tiba. Perjalanan menuju Tanah Suci dimulai sejak hari ini—dengan ilmu, kesabaran, keikhlasan dan doa.
Semoga seluruh calon jamaah haji KBIHU Cordova Kabupaten Kampar diberikan kesehatan, kemudahan dan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji serta meraih predikat haji yang mabrur.














