Menu

Mode Gelap
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Pimpin Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana KARHUTLA Tahun 2026 Pemkab Kampar Dukung Penuh Program Penghijauan Ekoteologi, Persiapan Kegiatan Dimatangkan Bersama Plt Sekda Kampar Korpri Cup Champion 2026, Ahmad Yuzar & Wahyu Nurdiansyah Awali Turnamen dengan Kemenangan Anggota DPRD Kampar Hanafiah Komitmen Menjaga Kepercayaan Warga di Daerah Pemilihan Pertama Ekspansi ke Kampus, Yong Bengkalis Resmi Hadir di UIR Bupati Kampar Ahmad Yuzar Tegaskan Konsistensi Evaluasi Kinerja OPD dan Manajemen Talenta Demi Peningkatan Pembangunan Kampar.

Nasional

Rapat dengan Menteri Desa, Syahrul Aidi Sampaikan Pertanyaan Kades Terkait Koperasi Desa Merah Putih

badge-check


					Rapat dengan Menteri Desa, Syahrul Aidi Sampaikan Pertanyaan Kades Terkait Koperasi Desa Merah Putih Perbesar

Jakarta, mediadihati.com – Pemerintah pusat berencana membuat Koperasi Merah Putih sebagai wadah pembangunan ekonomi tingkat desa. Program ini masih jadi pertanyaan bagi banyak pihak terutama para kepala desa sebagai pelaksana program ini nantinya.

Pertanyaan dan masukan dari para kepala desa ini langsung disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Dr. Syahrul Aidi Maazat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Desa pada Kamis (13/3/2025) di senayan.

Syahrul Aidi mengakui bahwa setelah Koperasi Desa Merah Putih ini diluncurkan oleh pemerintah. Banyak pertanyaaan dari kepala desa terkait hal ini. Banyak Kades ini khawatir terjadi tumpang tindih program dan mengurangi fungsi kelembagaan lainnya.

“Kita sudah tau bahwa di desa sudah ada KUD, apa statusnya itunya nanti. Kemudian ada juga Bumdes. Seperti apa statusnya. Kita menyarankan Koperasi baru ini polanya tidak menganggu eksistensi Bumdes dan KUD yang sudah ada.” kata Syahrul Aidi.

Dia juga menegaskan agar keberadaan Koperasi Merah Putih ini jangan sampai membunuh KUD dan Bumdes yang sudah ada. Jangan sampai koperasi ini juga membunuh usaha rakyat.

“Kita juga diskusi dengan kades, katanya koperasi ini akan membuat gudang sembako. Sementara nanti ada usaha rakyat yang berjualan sembako. Jangan sampai usaha rakyat terganggu” tambahnya.

Dia juga mempertanyakan sumber dana Koperasi Merah Putih ini dari Dana Desa. Dana desa ini menurutnya untuk membangun otonomi desa.

“Kualifikasi desa ini macam-macam, maka tidak bisa kita ratakan dalam satu program. Jika koperasi ini jadi, jangan sampai program sama untuk semua desa. Ini tentu mengurangi fungsi dana desa sebagai instrumen khusus otonomi desa nantinya.” katanya. (***)

Baca Lainnya

Pemkab Kampar Dukung Penuh Program Penghijauan Ekoteologi, Persiapan Kegiatan Dimatangkan Bersama Plt Sekda Kampar

3 Juni 2026 - 11:07 WIB

Pembekalan TNI untuk Penerima LPDP adalah Langkah Strategis Perkuat Nasionalisme

1 Juni 2026 - 20:23 WIB

Pengamat: Pelibatan TNI Dalam Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Koridor Yang Ada

1 Juni 2026 - 20:19 WIB

KUA Salo Bina Karakter Santri Lewat Program BRUS di Ponpes Insan Cendekia

18 Mei 2026 - 18:40 WIB

PKPS dan Rakerda Salimah Kampar 2026 Sukses Digelar, Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan Pengurus

15 Mei 2026 - 14:37 WIB

Trending di Daerah