Menu

Mode Gelap
Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Kampar Tahun 2026 Wakil Bupati Misharti :” Laksanakan Tugas dengan Sebaik-baiknya” KUA Salo Membaur dalam Semarak HUT RI ke-81: Mengabdi, Menyatu, dan Menjaga Harmoni Umat Ketika Suami Juga Memiliki “Masa Iddah” Bupati Kampar Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sumatera di Batam LPTQ Kampar Perkuat Pembinaan dari Daerah: “Hormati Supremasi MTQ” Mantan Ketua PWI Aprizal Tegaskan Kerja Sama Publikasi Diskominfo Kampar 2024 Sudah Sesuai Mekanisme

Pendidikan

Dosen Politeknik Kampar Dilantik Jadi Pengurus PII Riau, Fokus Dorong Hilirisasi dan Re-industrialisasi

badge-check


					Dosen Politeknik Kampar Dilantik Jadi Pengurus PII Riau, Fokus Dorong Hilirisasi dan Re-industrialisasi Perbesar

Pekanbaru, mediadihati.com – Ir. Fatmayati, ST., M.Si, dosen Politeknik Kampar, resmi dilantik sebagai Pengurus Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Provinsi Riau untuk bidang Industri Manufaktur dan Hilirisasi. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PII Pusat, Dr.-Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA, dalam sebuah acara di Pekanbaru, Selasa (28/5), yang mengusung tema “Inovasi Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Riau melalui Re-industrialisasi dan Hilirisasi.”

Dalam sambutannya, Ilham Habibie menegaskan pentingnya peran insinyur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pengolahan dan nilai tambah, terutama di daerah kaya sumber daya seperti Riau. “Hilirisasi dan re-industrialisasi adalah kunci agar daerah tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tapi juga pusat inovasi industri,” ujarnya.

Fatmayati menyambut amanah tersebut dengan komitmen kuat. Ia menilai, pendidikan vokasi seperti yang dikembangkan di Politeknik Kampar memiliki peran penting dalam mencetak SDM teknis yang siap mendukung industri lokal. “Kami siap bersinergi dengan dunia usaha dan pemerintah daerah untuk mendorong pengolahan sumber daya lokal menjadi produk bernilai tinggi,” ungkapnya.

Menurutnya, sektor-sektor seperti kelapa sawit, karet, pertambangan, dan perikanan di Riau memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan hilirisasi berbasis teknologi dan inovasi. “Fokus kita ke depan adalah membangun ekosistem industri yang berkelanjutan, produktif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Pelantikan pengurus baru PII Wilayah Riau ini menjadi langkah awal konsolidasi kekuatan insinyur daerah dalam mendukung pembangunan berbasis sains, teknologi, dan inovasi. Diharapkan, kehadiran tokoh-tokoh seperti Fatmayati dapat menjadi motor penggerak re-industrialisasi di Riau secara nyata.

Pengurus PII diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan profesi insinyur di Indonesia, meningkatkan sinergi antara anggota PII, dan memperkuat ekosistem riset dan inovasi. Pengurus PII diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi dan sinergi yang lebih efektif bagi para insinyur, serta menginisiasi kolaborasi antara berbagai pihak terkait.(***)

Baca Lainnya

Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Tinggalkan Program Berkelanjutan Melalui Rekonstruksi Gapura dan Bank Sampah Desa Karya Mulya

30 Juli 2026 - 20:58 WIB

Mahasiswa KKN UNRI dan STAI Sultan Syarif Kasim Siak Gelar Festival Anak Desa di SDN 09 Merangkai

23 Juli 2026 - 21:47 WIB

Paguyuban Kelas IV Jabal Nur SDM 019 Bangkinang Perkuat Sinergi Orang Tua dan Guru Demi Mewujudkan Generasi Emas 2045

23 Juli 2026 - 20:23 WIB

Dari Ruang Rapat Menuju Ruang Kelas: Disdikpora Kampar Wujudkan Pendidikan Anti Narkotika dalam Kurikulum

17 Juli 2026 - 14:38 WIB

Mahasiswa KKN UNRI 2026 Gelar Gotong Royong Bersihkan 8 Musholla di 14 RT Desa Merangkai

14 Juli 2026 - 17:39 WIB

Trending di Daerah