Menu

Mode Gelap
Doa dari Negeri Serambi Mekkah Mengiringi Langkah 14 Finalis Kampar di Panggung MTQ Riau TIRULAH PERJUANGAN POHON KAYU YANG TINGGI Doa dari Negeri Serambi Mekkah Mengiringi Langkah 14 Finalis Kampar di Panggung MTQ Riau Penyuluh Agama Islam Kemenag Kampar Pimpin Doa pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 MHD All Mubarak Tampil Maksimal di MTQ ke-44 Riau, Mohon Doa Masyarakat Kampar Raih Hasil Terbaik Langkah-Langkah Penyemangat di Negeri Jalur, Saat Kafilah Kampar Berjuang Menggapai Prestasi

Ekonomi

Pelabuhan Kuala Tanjung didorong jadi Pintu Gerbang Logistik untuk Kawasan Industri Strategis di Sumatera Utara

badge-check


					Pelabuhan Kuala Tanjung didorong jadi Pintu Gerbang Logistik untuk Kawasan Industri Strategis di Sumatera Utara Perbesar

Medan, 22 September 2025 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 bersama para pemangku kepentingan menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Kesiapan Pelabuhan Kuala Tanjung dalam Rangka Pertumbuhan Industri di Kek Sei Mangkei dan Kawasan Industri Kuala Tanjung”.

FGD ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara Pelabuhan, Pelaku Industri, serta pemerintah dalam mengakselerasi pengembangan KEK Sei Mangkei dan Kawasan Industri Kuala Tanjung, dua pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen Pelindo dan anak perusahaannya, serta perwakilan dari sejumlah instansi terkait seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara, Dry Port KEK Si Mangkei, ALFI Sumut, dan Organda Sumut.

Dalam diskusi tersebut, para peserta menyoroti peran penting Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai simpul logistik modern yang menopang aktivitas industri, distribusi barang, dan ekspor-impor di wilayah barat Indonesia. Keberadaan Pelabuhan ini dinilai krusial dalam memperkuat daya saing nasional dan memperluas konektivitas perdagangan internasional.

Pelindo menyatakan komitmennya untuk memastikan kesiapan infrastruktur, peningkatan layanan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem industri yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Kawasan Industri Kuala Tanjung dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi langsung dengan Pelabuhan. Melalui FGD ini, kami mendorong kolaborasi yang lebiih konkret antar stakeholder agar kebutuhan infrastruktur, logistik, dan investasi dapat dipetakan dan direalisasikan secara efektif” ujar Pak Sutanto Plt Direktur PT Prima Pengembangan Kawasan.

FGD ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain peningkatan konektivitas Pelabuhan dengan Kawasan industri melalui jalur rel dan jalan, percepatan investasi di sektor pendukung industri, dan penyelarasan kebijakan antar instansi untuk mempercepat pengembangan Kawasan industri terpadu. dengan langkah-langkah tersebut, Pelabuhan Kuala Tanjung diharapkan mampu menjadi hub logistik utama di Pantai barat Sumatera, serta motor penggerak pertumbuhan ekonomi regional berkelanjutan.

Baca Lainnya

Hendry Munief Kunjungi PLUT UMKM dan Riau Creative Hub, Temukan Sejumlah Kendala Terima Usulan

25 Juni 2026 - 13:47 WIB

Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau

24 Juni 2026 - 13:21 WIB

Hendry Munief Luncurkan Buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, Angkat Kinerja sebagai anggota DPR RI

17 Juni 2026 - 11:36 WIB

Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidil Sebut IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia Hadapi Tantangan Global

12 Juni 2026 - 20:28 WIB

Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional dan Konsolidasi Pembangunan Riau

9 Juni 2026 - 20:12 WIB

Trending di Nasional