Menu

Mode Gelap
Seru! Kadispora Riau dan Ketua KONI Kampar Adu Strategi di Meja Domino Sempena HUT RI, Bupati Kampar Anjangsana ke 28 Panti Asuhan yang Tersebar di Seluruh Wilayah Kabupaten Kampar Kukuhkan Paskibraka Kabupaten Kampar Tahun 2026 Wakil Bupati Misharti :” Laksanakan Tugas dengan Sebaik-baiknya” KUA Salo Membaur dalam Semarak HUT RI ke-81: Mengabdi, Menyatu, dan Menjaga Harmoni Umat Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan Ketika Suami Juga Memiliki “Masa Iddah”

Ekonomi

Pelabuhan Kuala Tanjung didorong jadi Pintu Gerbang Logistik untuk Kawasan Industri Strategis di Sumatera Utara

badge-check


					Pelabuhan Kuala Tanjung didorong jadi Pintu Gerbang Logistik untuk Kawasan Industri Strategis di Sumatera Utara Perbesar

Medan, 22 September 2025 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 bersama para pemangku kepentingan menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Kesiapan Pelabuhan Kuala Tanjung dalam Rangka Pertumbuhan Industri di Kek Sei Mangkei dan Kawasan Industri Kuala Tanjung”.

FGD ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara Pelabuhan, Pelaku Industri, serta pemerintah dalam mengakselerasi pengembangan KEK Sei Mangkei dan Kawasan Industri Kuala Tanjung, dua pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen Pelindo dan anak perusahaannya, serta perwakilan dari sejumlah instansi terkait seperti PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumatera Utara, Dry Port KEK Si Mangkei, ALFI Sumut, dan Organda Sumut.

Dalam diskusi tersebut, para peserta menyoroti peran penting Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai simpul logistik modern yang menopang aktivitas industri, distribusi barang, dan ekspor-impor di wilayah barat Indonesia. Keberadaan Pelabuhan ini dinilai krusial dalam memperkuat daya saing nasional dan memperluas konektivitas perdagangan internasional.

Pelindo menyatakan komitmennya untuk memastikan kesiapan infrastruktur, peningkatan layanan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem industri yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Kawasan Industri Kuala Tanjung dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi langsung dengan Pelabuhan. Melalui FGD ini, kami mendorong kolaborasi yang lebiih konkret antar stakeholder agar kebutuhan infrastruktur, logistik, dan investasi dapat dipetakan dan direalisasikan secara efektif” ujar Pak Sutanto Plt Direktur PT Prima Pengembangan Kawasan.

FGD ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain peningkatan konektivitas Pelabuhan dengan Kawasan industri melalui jalur rel dan jalan, percepatan investasi di sektor pendukung industri, dan penyelarasan kebijakan antar instansi untuk mempercepat pengembangan Kawasan industri terpadu. dengan langkah-langkah tersebut, Pelabuhan Kuala Tanjung diharapkan mampu menjadi hub logistik utama di Pantai barat Sumatera, serta motor penggerak pertumbuhan ekonomi regional berkelanjutan.

Baca Lainnya

Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan

15 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Hendry Munief Motivasi Santri PP Hidayatullah Pekanbaru Jadi Santripreneur Berbasis Nilai Tauhid

30 Juli 2026 - 15:42 WIB

Hendry Munief Dorong Penguatan Mindset Bisnis dalam Pelatihan Digital Marketing BMIWI Riau

26 Juli 2026 - 20:26 WIB

Senam bersama DPC PKS Tuah Madani, Hendry Munief Ajak Warga Jaga Kesehatan Keluarga

26 Juli 2026 - 18:03 WIB

Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi

25 Juli 2026 - 20:49 WIB

Trending di Nasional