Menu

Mode Gelap
Doa dari Negeri Serambi Mekkah Mengiringi Langkah 14 Finalis Kampar di Panggung MTQ Riau TIRULAH PERJUANGAN POHON KAYU YANG TINGGI Doa dari Negeri Serambi Mekkah Mengiringi Langkah 14 Finalis Kampar di Panggung MTQ Riau Penyuluh Agama Islam Kemenag Kampar Pimpin Doa pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 MHD All Mubarak Tampil Maksimal di MTQ ke-44 Riau, Mohon Doa Masyarakat Kampar Raih Hasil Terbaik Langkah-Langkah Penyemangat di Negeri Jalur, Saat Kafilah Kampar Berjuang Menggapai Prestasi

Nasional

Dorong UMKM Naik Kelas, Hendry Munief Minta Badan Standarisasi Permudah Akses Sertifikasi

badge-check


					Dorong UMKM Naik Kelas, Hendry Munief Minta Badan Standarisasi Permudah Akses Sertifikasi Perbesar

Jakarta, mediadihati.com — Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief, mendorong Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk memperkuat keberpihakan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya dalam proses sertifikasi produk.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR RI bersama BSN dan sejumlah Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) yang digelar hari ini, Rabu (17/07/2025).

Menurut politisi Fraksi PKS tersebut, proses sertifikasi seperti SNI, PIRT, BPOM, hingga sertifikasi halal masih menjadi tantangan besar bagi para pelaku UMKM. Padahal, kemudahan akses terhadap sertifikasi merupakan syarat penting agar produk mereka bisa bersaing dan masuk ke pasar modern.

“Bagaimana mungkin UMKM bisa tumbuh dan berkembang kalau proses sertifikasinya saja masih rumit? Banyak yang terhambat hanya karena tidak punya BPOM, sertifikasi halal, atau SNI,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa sebagian besar LPK saat ini justru lebih fokus pada perusahaan besar, sementara kebutuhan UMKM belum mendapatkan perhatian yang memadai. Padahal, dengan jumlah pelaku UMKM mencapai 65 juta, keberpihakan terhadap sektor ini menjadi sangat krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Target pertumbuhan ekonomi 8% di masa pemerintahan Presiden Prabowo tentu harus kita capai bersama. Tapi itu tidak mungkin tanpa kolaborasi konkret untuk memperkuat sektor UMKM,” sambung anggota Komisi VII tersebut.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya laporan dari pelaku UMKM yang belum mendapatkan sertifikasi meski telah mengajukan sejak tahun 2022. Legislator asal PKS itu menekankan perlunya perbaikan dari sisi waktu dan mekanisme, agar sertifikasi tidak lagi menjadi hambatan yang menghalangi UMKM untuk berkembang.

“Saya berharap BSN dan LPK punya program yang betul-betul berpihak dan responsif. Jangan sampai yang kecil makin tertinggal hanya karena proses birokrasi yang berbelit,” pungkasnya. (***)

Baca Lainnya

Hendry Munief Kunjungi PLUT UMKM dan Riau Creative Hub, Temukan Sejumlah Kendala Terima Usulan

25 Juni 2026 - 13:47 WIB

Jelang Penetapan RAPBN 2027, Hendry Munief Sinkronisasi Program dengan Dispar dan Disperindag Riau

24 Juni 2026 - 13:21 WIB

Hendry Munief Luncurkan Buku Jejak 1 Tahun Pengabdian, Angkat Kinerja sebagai anggota DPR RI

17 Juni 2026 - 11:36 WIB

Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidil Sebut IMYF 2026 Perkuat Solidaritas Pemuda Muslim Dunia Hadapi Tantangan Global

12 Juni 2026 - 20:28 WIB

Hendry Munief Dorong Penguatan Industri Film Nasional dan Konsolidasi Pembangunan Riau

9 Juni 2026 - 20:12 WIB

Trending di Nasional