Menu

Mode Gelap
Pencapaian Akademik Gemilang, Yusdiyen Hadinata Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude Pemkab Kampar Gandeng BPKP Riau Optimalkan PAD dan Perbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah. Tingkatkan Daya Saing Lulusan, LSP Institut STIAMI Gelar Uji Kompetensi Skema Pengelolaan Sistem Pergudangan Kampar Hadiri Ekspos Persiapan MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuansing Harapan dan Doa Iringi Pelepasan Jamaah Haji dari Hulu Sungai Kampar Rapat Paripurna DPRD,Pemerintah Kabupaten Kampar Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi Pansus LKPJ 2025.

Daerah

Apresiasi Presiden Cabut Izin Tambang, Hendry Munief Minta Pulihkan Kawasan Wisata Raja Ampat

badge-check


					Apresiasi Presiden Cabut Izin Tambang, Hendry Munief Minta Pulihkan Kawasan Wisata Raja Ampat Perbesar

Pekanbaru, mediadihati.com – Tindakan presiden mencabut empat izin tambang di sekitar Kawasan Wisata Raja Ampat diapresiasi banyak pihak. Namun tindakan tidak hanya disana, terpenting bagaimana pemulihan kawasan wisata setelah keputusan itu keluar.

Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA saat dihubungi pada Rabu (11/6/2025) pagi. Kawasan Wisata Raja Ampat sudah dirusak oleh Tambang Nikel beberapa tahun belakangan baik secara fisik atau nama baik.

“Raja Ampat ini destinasi wisata internasional. Isu tambang sekitar kawasan ini sudah beredar di mana-mana. Maka ada dua kita minta, rehabilitasi infrastrukturnya, rehabilitasi nama baiknya.” terang Hendry Munief.

Dua hal ini menurutnya penting untuk dilakukan. Nama baik Raja Ampat sudah mulai tercemar karena perusakan lingkungan. Walaupun IUP dicabut, tentunya kepada perusahaan-perusahaan yang dicabut IUP-nya tersebut, tetap harus ada kewajiban untuk melakukan pemulihan.

“Harus ada investigasi pemerintah atas dampak yang ditimbulkan oleh aktifitas tambang selama ini. Harus ada rehabilitasi, revitalisasi, restorasi, penghijauan atas kawasan terdampak. Maka, itu bagian dari tanggung jawab perusahaan yang telah menjalankan IUP disana selama ini.” tegasnya.

Secara nama baik, pemerintah memiliki tanggung jawab menjelaskan kepada dunia internasional bagaimana komitmen pemerintah atas pengembangan kawasan wisata berkelanjutan. (***)

Baca Lainnya

Pencapaian Akademik Gemilang, Yusdiyen Hadinata Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude

22 April 2026 - 11:02 WIB

Pemkab Kampar Gandeng BPKP Riau Optimalkan PAD dan Perbaiki Tata Kelola Keuangan Daerah.

22 April 2026 - 10:59 WIB

Tingkatkan Daya Saing Lulusan, LSP Institut STIAMI Gelar Uji Kompetensi Skema Pengelolaan Sistem Pergudangan

21 April 2026 - 18:49 WIB

Kampar Hadiri Ekspos Persiapan MTQ ke-44 Provinsi Riau di Kuansing

21 April 2026 - 15:24 WIB

Harapan dan Doa Iringi Pelepasan Jamaah Haji dari Hulu Sungai Kampar

21 April 2026 - 11:03 WIB

Trending di Daerah