Bangkinang Kota, mediadihati.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar serta memperkuat kolaborasi antara orang tua dan guru dalam mendukung perkembangan peserta didik, Paguyuban Kelas IV Jabal Nur SDM 019 Bangkinang menggelar rapat koordinasi pada Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Kampus 1 SDM 019 Bangkinang tersebut berlangsung hangat, penuh makna, dan diikuti oleh para wali murid.
Rapat dipimpin langsung oleh Guru Kelas IV Jabal Nur, Ina Yati, S.Pd., Gr., yang menyampaikan berbagai hal penting terkait perkembangan akademik, karakter, serta kondisi nyata peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Selain menjadi ajang penyampaian informasi, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi antara guru dan orang tua dalam menyusun langkah-langkah terbaik untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Dalam arahannya, Umi Ina Yati menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua di lingkungan keluarga. Menurutnya, komunikasi yang baik, pendampingan belajar, pembiasaan akhlak mulia, serta keteladanan orang tua merupakan faktor penting dalam membentuk karakter anak.
Ia juga mengajak seluruh orang tua untuk terus memperkuat sinergi dengan para guru dan pihak sekolah agar cita-cita melahirkan Generasi Emas Indonesia 2045 yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing dapat terwujud.
“Anak-anak akan berkembang secara optimal apabila sekolah dan keluarga berjalan seiring, saling mendukung, serta memiliki visi yang sama dalam mendidik mereka,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai strategi yang disampaikan guru kelas, Ketua Paguyuban Kelas IV Jabal Nur, Sandi Yunita, menyambut baik dan memberikan apresiasi atas komitmen sekolah dalam membangun sinergi bersama orang tua. Menurutnya, langkah-langkah yang disampaikan Guru Kelas Ina Yati sangat relevan dalam menjawab tantangan pendidikan saat ini. Ia menegaskan bahwa paguyuban siap mendukung setiap program sekolah serta mengajak seluruh wali murid untuk bersama-sama menjalankan peran sebagai pendidik pertama di lingkungan keluarga. “Kami percaya, ketika guru dan orang tua memiliki visi yang sama serta saling berkolaborasi, insya Allah akan lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kemandirian, dan kesiapan menjadi Generasi Emas Indonesia 2045,” ujar Sandi Yunita.
Suasana rapat berlangsung interaktif. Para wali murid tampak antusias menyampaikan pendapat, berbagi pengalaman, memberikan saran, sekaligus menerima berbagai masukan dari guru terkait pola pendampingan anak di rumah. Diskusi yang terbangun mencerminkan komitmen bersama untuk memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putri mereka.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara sekolah dan orang tua semakin kuat sehingga mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dalam melahirkan generasi yang unggul, berprestasi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islami.(***)














