Menu ✖

Mode Gelap
Iskandar, M.E.Sy Lulus Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan II Tahun 2026 Mahasiswa PPG Universitas Riau Revitalisasi Permainan Tradisional, Tingkatkan Keaktifan dan Karakter Siswa SD IT Iskandar Muda Pekanbaru Rapat Paripurna DPRD, Wabup Kampar Sebut Anak-Anak di Wilayah Pelosok Harus Dapat Akses Pendidikan Yang Layak. Jelang Pleno PDPB Triwulan IIi, Bawaslu Kampar Imbau Masyarakat dan Partai Politik Tentang Data Pemilih 2026 Wakil Bupati Tinjau Revitalisasi SDN 012 Rantau Kasih, Wujud Komitmen Pemkab Kampar Tingkatkan Kualitas Pendidikan Agar Progres Sesuai Rencana Wakil Bupati Kampar Dr Misharti Tinjau Pembangunan Jalan di Kelurahan Sungai Pagar.

Daerah

Syahrul Aidi Minta Mentri PUPR Prioritaskan Penanganan Abrasi Sungai dan Laut di Riau

badge-check


					Syahrul Aidi Minta Mentri PUPR Prioritaskan Penanganan Abrasi Sungai dan Laut di Riau Perbesar

Jakarta, mediadihati.com – Abrasi yang mengancam sungai dan laut jadi persoalan klasik di Riau. Namun hingga kini tidak menjadi program prioritas pemerintah pusat sebagai stake holder yang mengelola wilayah sungai dan laut.

Hal ini menjadi sorotan anggota DPR RI Dapil Riau 1 Fraksi PKS, Dr. Syahrul Aidi Maazat saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian PUPR sebagai mitra Komisi V DPR RI pada Selasa (12/3/2025) sore.

Dr. Syahrul Aidi menilai pemerintah tidak menganggap runtuhnya bibir sungai ini jadi ancaman nyata terhadap masyarakat dan pemerintah. Ini bukan terjadi di Riau saja namun di seluruh wilayah di Indonesia.

“Yang terbaru, sudah ada puluhan rumah yang terjun ke sungai. Kemarin saya kembali mendapat kiriman foto dan dokumen kondisi terbaru sungai-sungai yang ada di Riau efek banjir yang terjadi di Riau beberapa bulan ini. Bukan satu, tapi ratusan titik lokasi.” terang Syahrul Aidi di hadapan anggota dan mitra Komisi V DPR RI.

Bahkan dia menyayangkan, dia sudah sering mengusulkan program penahan tebing sungai dan laut agar dilakukan pembangunan turap namun tidak sesuai usulan dan realisasi. Dia mencontohkan pada tahun 2024, ada 5 program yang terealisasi dari ratusan kasus dan usulan.

“Ancaman abrasi ini sangat nyata. Ada yang mengancam rumah, kebun, rumah ibadah, jalan hingga kuburan sudah masuk ke sungai dan laut. Tapi tidak ada penanganan di tahun ini. Kemarin saat ketok palu APBN 2025 ada yang masuk di Desa Gobah. Tapi itu kena efisiensi.” terangnya.

Semenjak abrasi karena banjir ini terjadi, dia sering menerima keluhan warga baik secara langsung atau pun melalui media sosialnya. Katanya, ada yang teriak memanggil di media sosialnya yang rumah mereka terjun ke sungai.

Usai RDP dengan Kementerian PUPR, Syahrul Aidi langsung menyerahkan laporan warga terkait kondisi terbaru abrasi tebing sungai dan laut yang ada di Riau karena banjir saat ini terjadi ke Menteri PUPR. (***)

Baca Lainnya

Iskandar, M.E.Sy Lulus Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan II Tahun 2026

30 September 2026 - 18:51 WIB

Mahasiswa PPG Universitas Riau Revitalisasi Permainan Tradisional, Tingkatkan Keaktifan dan Karakter Siswa SD IT Iskandar Muda Pekanbaru

30 September 2026 - 15:38 WIB

Rapat Paripurna DPRD, Wabup Kampar Sebut Anak-Anak di Wilayah Pelosok Harus Dapat Akses Pendidikan Yang Layak.

29 September 2026 - 21:46 WIB

Jelang Pleno PDPB Triwulan IIi, Bawaslu Kampar Imbau Masyarakat dan Partai Politik Tentang Data Pemilih 2026

28 September 2026 - 20:51 WIB

Wakil Bupati Tinjau Revitalisasi SDN 012 Rantau Kasih, Wujud Komitmen Pemkab Kampar Tingkatkan Kualitas Pendidikan

28 September 2026 - 12:07 WIB

Trending di Daerah